iklan banner 960 x 75

Thursday, September 4, 2014

Waduh, Gula Ternyata Sebabkan Keriput

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gula bukan cuma perlu dikhawatirkan dari faktor kalorinya yang kadang berlebihan. Gula juga perlu diwaspadai untuk hal lainnya. Apakah itu?

Manajer Pendidikan di the International Dermal Institute, Emma Hobson, mengatakan gula pada kenyataannya menyebabkan keriput. Jadi, Anda harus berpikir dua kali jika terlalu bayak makan gula.

Mengapa terlalu banyak mengonsumsi gula menyebabkan keriput? Mari kita berkenalan dengan istilah glikasi. Ini adalah reaksi kimia internal antara molekul gula dalam darah dengan kolagen dan protein elastin di kulit. Menurut Emma, proses glikasi ini menghasilkan pembentukan akhir dari glikasi tahap akhir.

Dilansir dari the Fashion Spot, Kamis (4/9), glikasi tahap akhir atau AGEs ini berkontribusi pada pengapuran atau penebalan serat protein pada kulit Anda. Artinya, elastisitas kulit terdegradasi, menyebabkan kendur dan memberikan proses penuaan lebih cepat sebelum waktunya.

Singkatnya, AGEs menyebabkan keriput. AGEs juga meningkatkan ukuran pori wajah, membuat lingkaran hitam dan memperbanyak garis wajah. Muka Anda menjadi kusam dan kecokelatan, hingga akhirnya terlihat kurang sedap dipandang. 

0 comments:

Post a Comment